Kamis, 07 Mei 2015

TOEFL LISTENING SKILLS

Listening Skills:
The Listening section of TOEFL, which takes about 40-60 minutes, measures your ability to understand spoken English in the academic field in North America. There are 6-9 listening tasks, which include the following:
  •  A minimum of 2 questions between two people, as two students or a student and a teacher, librarian, counselor, etc., followed by questions.
  •   A minimum of 2 lectures, followed by questions.
  •    A minimum of 2 readings, with comments and questions interspersed students, followed by questions.
You will need headphones for this portion of the test. You can adjust the volume during the test. You can also take notes at any time and use your notes to help you answer the questions. Your notes will be destroyed before leaving the examination room.
Each question on the TOEFL iBT Listening section must be answered before it can move to the next question. You are not allowed to return to the previous questions, once you have left a question.

Questions  Types For Listening

TOEFL iBT listening to the questions is divided into three different categories:
  •      Basic comprehension questions
  •       Pragmatic understanding of issues
  •      Connection the question of information

6-7 there are different types of questions, as shown below:
  •   Identify the main idea
  •    Determining the purpose
  • Detailed understanding
  • Attitude determination
  • Involves understanding
  •  Make inferences
  • Connect content

Topics To Listen
Most academic conferences that appear on the TOEFL listening section are in a college freshman. Although the topics may cover a wide range of issues, generally fall into four main categories: arts, life sciences, physical sciences and social sciences.
Art Lectures may include architecture, music, literature, photography, urban planning, craft and industrial design.
Life sciences could include public health, animal communication, conservation biochemistry, medicine, bacteria, nutrition and animal behavior.
Physical science may include climate, geography, topography, environment, pollution, astronomy, optics, physics, technology, mathematics and computer science
Conferences of the social sciences may include anthropology, linguistics, education, history, business, psychology and mass communication.
Listening Strategies
To improve your listening skills, tune the radio and television news, interviews and debates. Listen several academic lectures, conferences, documentaries and educational.
Start a program of systematic improvement of vocabulary to expand your vocabulary. Books such as Barron's essential words for the TOEFL Longman and North Star series, capacity building for the TOEFL iBT are particularly useful.
One of the best TOEFL resources to improve their listening skills Longman is learning to listen, listen to learn by Roni S. Lebauer. Working through this book and tape set, which will collect some valuable strategies for the TOEFL iBT and for life.

Moreover, most of the guides include audio CDs TOEFL, which provide practice in listening exercises. However, if you are weak in this area, you may want to select a guide that includes several CDs and a lot of listening practice. For example, the TOEFL iBT Barron guide comes with 10 CDs, for a reasonable price, and provides great value to the student.

Muhajirin (24212761)
Sumber : http://englishtestprepreview.com/toefl-skills/toefl-listening-skills

Rabu, 06 Mei 2015

AUDIT MANUFAKTUR PADA PT. XYZ

Kepada
Yth, Pemilik PT.XYZ
Di Gunung Putri, bogor

          Kami telah melakukan audit atas Operasi dan Produksi pada PT. XYZ.  Audit kami tidak dimaksudkan untuk memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan perusahaan dan oleh karenanya kami tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan tersebut. Audit kami hanya mencakup bidang kegiatan Operasi dan Produksi yang terjadi dalam perusahaan. Audit tersebut dimaksudkan untuk menilai tepat jumlah, tepat mutu, tepat hasil produksi, dan biaya yang rendah. Audit atas Operasi dan Produksi yang dilakukan diharapkan dapat memberikan saran perbaikan atas kekurangan kegiatan operasi dan produksi perusahaan agar dimasa yang akan datang dapat dicapai perbaikan atas kekurangan tersebut dan perusahaan dapat beroperasi dengan lebih ekonomis, efisien dan efektif dalam mencapai tujuannya.

          Hasil audit kami sajikan dalam bentuk laporan audit yang meliputi:
Bab I               : Informasi Latar Belakang
Bab II              : Kesimpulan Audit yang Didukung dengan Temuan Audit
Bab III             : Rekomendasi
Bab IV             : Ruang Lingkup Audit

          Dalam melakukan audit kami telah memperoleh banyak bantuan,dukungan, dan kerjasama dari berbagai yang berhubungan dengan pelaksanaan audit ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini.

Bab I
INFORMASI LATAR BELAKANG

PT. XYZ yang berlokasi di Gunung Putri bogor yang didirikan oleh bapak XYZ.
PT. XYZ bergerak dibidang produksi industri pangan. Tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar dan kebutuhan pesanan khusus.

Perusahaan menghasilkan beberapa macam premen. Bahan baku yang digunakan masih bahan baku lokal. Perusahaan menggunakan mesin yang masih berteknologi tinggi dan dibuat dengan bahan-bahan berkualitas terbaik dan beberapa dari mereka yang diimpor dari luar negeri.

Tujuan dilakukannya audit adalah :
  1. Menilai apakah produk yang dihasilkan telah mencerminkan kebutuhan pelanggan (pasar).
  2. Menilai apakah strategi serta rencana produksi dan operasi sudah secara cermat menghubungkan santara kebutuhan untuk memuaskan pelanggan dengan ketersediaan sumber daya serta fasilitas yang dimiliki perusahaan.
  3. Menilai apakah strategi, rencana produksi dan operasi telah mempertimbangkan kelemahan-kelemahan internal, ancaman lingkungan eksternal serta peluang yang dimiliki perusahaan.
  4. Menilai apakah proses transformasi telah berjalan secara efektif dan efisien.
  5. Menilai apakah penempatan fasilias produksi dan operasi telah mendukung berjalannya proses secara ekonomis, efektif, dan efisien.
  6. Menilai apakah pemeliharaan dan perbaikan fasilitas produksi dan operasi telah berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam mendukung dihasilkannya produk yang sesuai dengan kualitas, kuantitas dan waktu yang telah ditetapkan.
  7. Menilai apakah setiap bagian yang terlibat dalam proses produksi dan operasi telah melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan ketentuan serta aturan yang telah ditetapkan perusahaan.
Bab II
KESIMPULAN AUDIT

Berdasarkan temuan (bukti) yang kami peroleh selama audit yang kami lakukan, kami dapat menyimpulkan sebagai berikut:
Kondisi :
1. Tidak adanya kebijakan tertulis untuk menekan biaya kualitas
Kriteria :
1. Kebijakan tertulis harus diikutsertakan untuk menekan biaya kualitas agar bahan produksi yang kualitasnya sudah buruk tidak di jadikan bahan untuk pengolahan produk.                                 
Penyebab :
1. Perusahaan tidak (belum) memiliki kebijakan tertulis untuk menekan biaya kualitas

Akibat :
            1. Terdapat produk yang tidak layak konsumsi dan harus di hancurkan akibat adanya bahan yang sudah tidak baik untuk di olah karena tidak adanya prosedur atau kebijakan tertulis.


Bab III
REKOMENDASI

Hasil audit yang dilakukan menemukan beberapa kelemahan yang harus menjadi perhatian manajemen dimasa yang akan datang. Kelemahannya yaitu:
1. tidak adanya kebijakan tertulis untuk menekan biaya kualitas.

            Atas kelemahan yang terjadi, maka diberikan rekomendasi sebagai koreksi atau langkah perbaikan yang bisa diambil manajemen untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

Rekomendasi:
1. Perusahaan harus memiliki pedoman tertulis tentang kebijakan tertulis untuk menekan biata kualitas agar bahan produksi yang kualitasnya sudah buruk tidak di jadikan bahan untuk pengolahan produk dan meminimalisasi produk reject dan meminimalisasi kerugian dalam produksi

Keputusan untuk melakukan perbaikan atas kelemahan ini sepenuhnya ada pada manajemen, tetapi jika kelemahan ini tidak segera diperbaiki kami mengkhawatirkan terjadi akibat yang lebih buruk pada kegiatan produksi.   


Bab IV
Ruang Lingkup Audit

Sesuai dengan penugasan yang kami terima, audit yang kami lakukan hanya meliputi masalah kegiatan produksi dan operasi. Audit kami mencakup penilaian atas kecukupan sistem pengendalian manajemen proses produksi, personalia yang bertugas dalam proses produksi, dan aktivitas proses produksi yang dilaksanakan.


Nama Kelompok :
Muhajirin (24212761)
Melda Dwi Rahajeng (24212537)

Minggu, 12 April 2015

DIRECT and INDIRECT


DIRECT :

"They were apprehended in a hotel room on Thursday at around 4 p.m. local time," said Bambang.

INDIRECT :

"Bambang the police has said that they were apprehended in a hotel room on thursday at around 4 p.m. local time.

Sabtu, 14 Maret 2015

WHY WOMEN MORE TALKATIVE THAN MEN ?

The key point is a girl likes to talk. It's been going on and going on for thousands of years.
Why Women More Talkative Than Men
Did you know that women do not need a reason to start a conversation and do not require the ultimate goal to finish the conversation. This is the one that differentiates between women and men. Why does this happen and what happened in the past, so it could happen like this.

To explain we should activate the time machine and go back to the tens of thousands of years ago. When the Human Species which have not become ruler of the earth and of the time women spend most of his time living in a cave, while the men hunt for food.

While in Goa, the women perform any activity together. They will continue to talk to build ties. No one halpun which makes them unable to free speech. Unlike the men, when they will be silent hunting. This is done so that the prey is not surprised. In other words all day long they talked less than women.

But wait first you definitely think the illustration above is a "ridiculous joke of pirates". This is not a Scientific discovery of the book by Barbara and Allan Pease. In fact, according to the Institute of Psychiatry london, the brain of a woman can produce 6000-8000 words can be spoken every day. Compare with the man who only 2000-4000 words per day.............

Kamis, 05 Maret 2015

TOEFL

TOEFL adalah singkatan dari Test Of English as a Foreign Languange (tes bahasa inggris sebagai bahasa asing),yang  diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang yang bernama ETS (Educationnal  Testing  Service ).Seiring perkembangan zaman, bahkan negara-negara yang bahasa aslinya bukan bahasa inggris ,Korea,Malaysia,Indonesia,Jepang,Cina,dll mensyaratkan TOEFL Score tertentu bagi calon mahasiswanya,baik yang datang dalam negeri, apalagi jika berasal dari luar negeri.Di Indonesia TOEFL bahkan digunakan juga untuk :
·        Persyaratan bagi penerimaan karyawan baru di intansi pemerintah,perusahaan pemerintah dan swasta.
·         Syarat penerimaan baru untuk jenjang S2 dan S3.
·         Syarat pengajuan beasiswa,baik dari pemerintah maupun swasta.
PERKEMBANGAN TOEFL
TOEFL sendiri sudah beberapa kali mengalami penyempurnaan oleh lembaga penyelenggaranya, ETS. Bentuk-bentuk TOEFL Test yang pernah diperkenalkan ke publik yaitu :
  1. TOEFL Paper Based Test (PBT)
    Terdiri atas 3 section : Listening, Structure, and Reading
    Maximum Score : 677
  2. TOEFL Computer Based Test (CBT)
    Terdiri dari 4 Section : Listening, Structure, Reading, Writing
    Maximum Score : 300. Sekarang CBT sudah digantikan IBT.
  3. TOEFL Internet Based Test (IBT)
    Terdiri dari 4 section : Listening, Reading, Writing, Speaking.
    Maximum score : 120.
Meskipun resminya, sejak TOEFL Internet Based Test diperkenalkan di seluruh dunia, maka jenis sebelumnya tidak berlaku lagi, tetapi kenyataannya sampai saat ini, TOEFL Paper Based Test masih digunakan secara luas di berbagai lembaga pendidikan tinggi maupun untuk rekrutmen karyawan di Indonesia, atau di negara-negara yang bukan berbahasa Inggris.
English Learners, Saat ini di Indonesia, kita bisa mengikuti 2 macam TOEFL Test :
Ø  Paper Based Test (PBT)
Ø  Internet Based Test (IBT)
Keduanya merupakan Test Resmi yang dikordinir oleh Educational Testing Service (ETS) di USA sebagai pendiri dan pemegang merek TOEFL. Apa perbedaan diantara keduanya?
 Paper Based Test (PBT) :
Ada 3 section dalam PBT :
1. Listening Comprehension (50 soal)
2. Structure & Written Expression (40 soal)
3. Vocabulary and Reading Comprehension. (50 soal)
Model PBT adalah model test yang pertama sekali diperkenalkan oleh ETS, dan tetap diadakan sampai sekarang. Skor maksimum yang dapat anda capai pada test ini adalah 677. Jika anda ingin melamar kerja (CPNS atau di perusahaan swasta), biasanya skor yang dipersyaratkan adalah minimum 450. Skor ini bisa anda capai jika jumlah jawaban betul yang anda peroleh dari hasil test sbb :
- Listening Comprehension : Jawaban Betul 23 soal (dari total 50 soal)
- Structure & Written Expression : Jawaban betul 22 soal (dari total 40 soal)
- Vocabulary & Reading Comprehension : Jawaban betul 26 soal (dari total 50 soal)
Jika jawaban betul yang anda peroleh lebih besar, tentu TOEFL Score anda juga lebih besar. Dari segi legalitasnya / pengakuannya, PBT bisa dibagi atas 2 jenis :
1.TOEFL Prediction Test
Yaitu PBT yang diselenggarakan lembaga kursus (seperti TOEFLINDONESIA.COM). Sertifikat yang dikeluarkan adalah TOEFL Prediction Certificate. Sertifikat ini memperoleh izin dari Dinas Pendidikan, tapi tidak diakreditasi oleh ETS. Jadi, pemakaiannya terbatas untuk keperluan di dalam negeri, seperti untuk syarat penerimaan CPNS atau melamar kerja di Perusahaan Swasta. Bisa juga digunakan untuk syarat masuk atau kelulusan di perguruan tinggi, kecuali jika Perguruan Tinggi tersebut mensyaratkan ITP TOEFL. Tetapi kebanyakan Perguruan Tinggi masih menerima sertifikat TOEFL Prediction.
2. TOEFL ITP
ITP adalah singkatan dari Institutional Testing Program. Ini adalah jenis PBT yang dikelola langsung oleh ETS. Jadi jika anda ingin memperoleh beasiswa, apalagi beasiswa Luar Negeri, melanjutkan studi S2/S3 ke luar negeri, atau keperluan lain yang mensyaratkan TOEFL ITP, maka anda harus mengambil jenis test ini.
Internet Based Test (IBT).
Ini adalah jenis test terbaru yang diadakan oleh ETS, dan juga telah diterapkan di seluruh dunia. Ada 4 section pada IBT Test :
- Listening
- Reading
- Writing
- Speaking.
Maximum score adalah 120. Secara umum, IBT Test lebih sulit dibanding PBT karena adanya speaking section. Anda akan diberi beberapa pertanyaan. Untuk tiap pertanyaan, anda diberi waktu 30-45 detik untuk merancang jawaban anda, lalu menjawabnya dalam 1-1,5 menit. Jawaban anda akan direkam oleh komputer untuk dinilai. Bagi anda yang tidak terbiasa menjawab cepat, bisa jadi pada saat seharusnya memberikan jawaban, anda masih diam memikirkan jawaban terbaik..sehingga jawaban anda kosong. Penilaian jawaban tidak hanya berdasarkan grammar yang anda gunakan, tapi juga kedalaman jawaban anda. Jawaban yang sederhana tentu akan memperoleh skor rendah. Untuk section lainnya, seperti Listening section, juga banyak berbeda.
Jadi manakah yang sebaiknya anda ambil, PBT atau IBT? Untuk PBT, pilih TOEFL Prediction Test atau ITP Test? Semuanya terpulang pada keperluan anda. Jika anda hanya akan melamar kerja, tidak perlu repot repot mengambil ITP Test karena penyelenggaraannya yang hanya 2x sebulan, sedangkan lamaran kerja biasanya ditutup dalam 1 minggu. Jadi anda cukup mengambil TOEFL Prediction Test. Biaya jauh lebih murah, dan di toeflindonesia.com kami mengadakannya setiap hari. Tapi jika memang disyaratkan ITP TOEFL, berarti anda harus mengambilnya.
Jika anda ingin melanjutkan studi ke Luar Negeri, baca secara cermat persyaratannya, apakah bisa memakai ITP Test atau harus IBT test. Jika Perguruan Tinggi yang anda tuju menerima ITP atau IBT, saran saya sebaiknya anda mengambil ITP Test, karena lebih mudah. Tapi akhirnya semua terpulang kepada anda untuk memilih yang terbaik.
NAMA   : MUHAJIRIN
NPM       :24212761
KELAS   :3EB09




Jumat, 03 Oktober 2014

Rakyat Kecewa Disahkannya RUU Tidak Langsung


Seiring berjalannya waktu, perkembangan politik di idndonesia sangat tidak mencerminkan sebagai bangsa yang baik dan maju,kenapa saya berbicara seperti  itu,karena saya melihat para pemimpin di indonesia ini mempunyai sikap yang  hanya mementingkan dirinya sendiri.Contoh kecilnya masalah di sahkannya RUU tidak langsung (Kepala Daerah di pilih langsung oleh DPRD).
Pagi tadi saya membaca suatu artikel tentang ‘’Kepala Daerah dipilih langsung oleh DPRD’’,di artikel tersebut membicarakan masalah disahkanya PILKADA tidak langsung, artikel lebih lengkapnya bisa dilihat di link tersebut  http://m.voaindonesia.com/a/dpr-hapuskan-pemilihan-kepala-daerah-langsung/2463051.html.
Tanggapan saya mengenai artikel tersebut sangat mengecewakan dan tidak setuju mengenai PILKADA tidak langsung . Menurut saya, PILKADA itu sebaiknya dipilih langsung oleh rakyat bukan oleh DPRD,karena pemilihan secara langsung  akan lebih bisa diterima oleh masyarakat.Dengan pemilihan secara langsung, maka Wali Kota,Gubernur, dan Bupati  bisa mendengarkan langsung aspirasi dan kehendak dari masyarakat,selain itu juga bisa memperhatikan kepentingan masyarakat.
Apabila PILKADA langsung dipilih langsung oleh DPRD, maka demokrasi indonesia ini akan hancur dan kinerja para kepala daerah akan terus diganggu oleh DPRD.Dengan PILKADA tidak langsung ini juga membuat  masyarakat tidak mempunyai kesempatan langsung untuk memilih kepala daerahnya .


Selasa, 01 Juli 2014

Undang –Undang Koperasi No. 17 Tahun 2012 Dibatalkan

Koperasi adalah suatu organisasi atau suatu bisnis yang didieikan oleh seorang  atau beberapa anggota untuk mencapai  tujuan bersama  yang  berdasarkan asas kekuluargaan .Suatu bentuk usah yang juga dapat menolong anggotanya untuk memenuhi kebutuhan anggotanya dalam kehidupan sehari-hari.Dengan adanya koperasi bisa membuat anggotanya yang satu dan yang lain jika yang sebelumnya  belum dekat membuat beberapa anggota itu saling kenal dan berkerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Tapi tiba-tiba kita semua dikagetkan oleh adanya berita tentang pembatalan Undang-Undang Koperasi No. 17 Tahun 2012.

Bebearapa hari yang lalu MK telah membatalkan UU No. 17 Tahun 2012 dengan alasan bahwa Undang-undang ini tidak sesuai dengan kontitusi. Jelas MK membatalkan bukan tidak dengan alasan yang kuat.Berdasarkan pemberitaan Hukum online dinyatakn bahwa Mahkamah menilai pasal 1 angka 1 UU Perkoperasian yang menyebut koperasi sebagai badan hukum tidak mengandung pengerian substantif,merujuk pada pengertian sebagai bangunan perusahaan khas.

Akan tetapi tahukah kita bahwa berapa besar uang negara yang telah keluar kerika undang-undang No. 17 Tahun 2012 ini dibuat dan disahkan menjadi undang –undang. Jelas banyak sekali (dalam artian pasti ratusan juta).
Saat kami mendengar UU nomor 17 tahun 2012 dibatalkan oleh MK,tentu saja perasaan kami kaget bukan kepalang karena UU tersebut tinggal menunggu penerapan saja ditahun 2015.perjuangan panjang selama kurang lebih 20 tahun harus kandas karena dikabulkannya permohonan 6 lembaga koperasi dan dua orang pengunggat yang seluruhnya dari daerah Jawa timur.

Bayangkan saja untuk tahapan yang rumit untuk membuat undang-undang dimulai dari naskah akademi sampai masuk kedalam prolegnas,lalu ketika sudah masuk prolegnas dibahas di komisi yang bertanggungjawab dari pembahasan undang-undang tersebut,lalu ke banggar untuk pendanaanya , lalu disahkan  lalu hanya sekitar 2 (dua) tahun sudah dibatalkan dengan alasan substansi tidak sesuai dengan konstitusi. Bahkan yang menarik dari pembatalan UU ini adalah pembatalan bukan berdasarkan perpasal tapi keseluruhan dari Undang-undang ini.
Untuk menutupi kekosongan daripada undang-undang tersebut sehingga undang-undang lama Undang-undang No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian berlaku untuk sementara waktu sampai dengan terbentuknya UU yang baru.
Sumber:
http://hukum.kompasiana.com/2014/06/02/berapa-uang-negara-yang-habis-dengan-pembatalan-uu-no-17-tahun-2012-tentang-perkoperasian--662200.html